Pages

HAYYA 'ALAS-SOLAH!

KoWahida2u.Com

Sunday, April 12, 2009

“Allah mencintai mereka, dan mereka pun mencintai Allah.”

“Allah mencintai mereka, dan mereka pun mencintai Allah.”
(Al-Maidah 5:54)

Allah menyampaikan berita tentang wali-waliNya yang benar dan hamba-hambaNya yang soleh bahawa mereka akan saling mencintai. Berita ini tentu sahaja membuat hati orang mukmin tersenyum dan membuat hati wali Allah merindukannya. Namun, yang menghairankan adalah kalimah ”Allah mencintai mereka”. Dia yang menciptakan, memberi rezeki, memberi makan, memberi minum, mencukupi, melindungi, kemudian Dia mencintai mereka. Dia yang memelihara, membimbing, mangajari, mengilhami kemudian Dia mencintai mereka. Dia yang menurunkan kitab suci, mengutus rasul, menjelaskan tujuan, menerangkan pegangan kemudian Dia mencintai mereka. Sungguh! Satu kurnia yang besar dan pemberian yang agung!

FirmanNya, ”Mereka pun mencintai Allah” juga terkesan aneh. Bagaimana tidak mencintaiNya padahal Dialah yang menciptakan mereka dari ketiadaan, memberi mereka makan untuk menghilangkan lapar, mengamankan mereka dari ketakutan dan memberi mereka pakaian.

Bagaimana pula mereka tidak mencintaiNya, padahal Dialah yang memberikan harta dan anak, melimpahkan rezeki serta menyediakan semua yang mereka perlukan dan yang mereka pinta?

Bagaimana mereka tidak mencintaiNya sedangkan Dia telah menundukkan bagi mereka segala sesuatu yang ada di darat dan di laut? Mengutuskan langit untuk membawa air, meretakkan bumi dengan mengeluarkan tanaman, menjadikan bumi sebagai hamparan, menjadikan langit sebagai bangunan, juga memberikan rezeki dari berbagai-bagai jenis buah-buahan yang baik dan berbagai-bagai macam makanan dan minuman.

Bagaimana pula mereka tidak mencintaiNya padahal Dialah yang menurunkan Al-Quran kepada mereka, mengajari mereka pandai bicara, membimbing mereka kepada iman dan memperingatkan mereka dari muslihat syaitan?

Betapa indah pertautan antara ”Allah mencintai mereka” dengan dan mereka pun mencintai Allah”!Cinta ini adalah cinta suci yang berasal daripada Tuhan. kalau saja orang yang mempunyai kedudukan dalam dunia percintaan mahu menghayati kalimat yang hebat itu, kemudian mengirimkan pesan kepada para pemuja jasad, pencinta kelentikan bentuk mata, kemolekan pipi dan keindahan bentuk tubuh agar mengatakan bahawa cinta mereka ternyata murahan, hidup mereka layu, hati mereka hampa, jiwa mereka kelam dan hati mereka sakit dan tumpul. Berbeza dengan cinta para wali Allah; cinta yang sejati, benar, suci, bersih dan bermanfaat.

Demi Allah, keperluan terbesar dari hati yang sihat adalah bagaimana dapat mencapai darjata, ”Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintaiNya”.

Sesungguhnya, pemberian dan kurniaan terbesar dari Allah adalah ”Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintaiNya”. Semua cinta selain cinta Allah akan terputus, semua perbuatan selain untuk Allah akan musnah dans emua usaha jika bukan untuk mencari keredhaan Allah akan sia-sia, bak kata syiar:


Mata terjaga, jika demi selain wajah-Mu akan sia-sia
Ketenangan jiwa tanpa cinta-Mu akan hampa


Wahai Engkau yang menciptakan makhluk lalu memberi mereka rezeki, membimbing kemudian mencintai mereka; aku memohon kepada Mu agar menjadikan kami sebagai kekasihMu, hambaMu yang tulus dan wali-waliMu yang soleh. Engkaulah yang berhak mengabulkan doa dan tumpuan segala permintaan!


(Dr. Aidh bin Abdullah Al-Qarni, Nikmatnya Hidangan Al-Quran)

No comments:

Blog Widget by LinkWithin