Pages

HAYYA 'ALAS-SOLAH!

KoWahida2u.Com

Tuesday, October 6, 2009

Gempa di Padang...

Petang tadi saya dapat satu SMS daripada seorang sahabat, berbunyi, “Sahabat2, kejadian gempa di Padang jam 17:16 lihatlah QS 17:16, susulan di Padang jam 17:58 buka QS 17:58. Trjadi pada tgl/bln 30:9 lihat QS 30:9. Gempa di Jambi jam 8:52 lihat QS 8:52 Renungkanlah… smoga kta trmsuk org2 yg dpt mngambil hikmah + pelajaran. –Fadi”

Bila saya menerima SMS ini, saya sangat teruja. Bagaimana pun , saya meminta sahabat saya double check berkenaan waktu-waktu gempa yang dinyatakan. Ini bagi memastikan kesahihan fakta. Ayat-ayat Al-Quran yang dinyatakan, tentulah kita tidak meraguinya; tetapi waktu-waktu jam dan minit yang dinyatakan perlu disahihkan. Akhirnya saya menerima SMS seterusnya.

“I’ve recheck d time thru media, semua ikut waktu Jakarta, cuma gempa susulan di Padang, ada yang kata 17:38 instead of 17:58, ayat 38 mengenai kebencian Allah terhadap dosa manusia.”

SMS seterusnya, “Upps sumber dari: department energy dan sumber daya mineral republic Indonesia badan geologi. B-)”

Jutaan terima kasih atas kesudian sahabat saya ini yang begitu amanah dengan SMS yang disebarkannya.

Tanpa ingin memberi komentar yang panjang lebar, saya perturunkan nukilan ayat-ayat Al-Quran yang dirujuk oleh SMS sahabat saya itu:

“dan apabila sampai tempoh Kami hendak membinasakan penduduk sesebuah negeri, Kami perintahkan (lebih dahulu) orang-orang Yang melampau Dengan kemewahan di antara mereka (supaya taat), lalu mereka menderhaka dan melakukan maksiat padanya; maka berhaklah negeri itu dibinasakan, lalu Kami menghancurkannya sehancur-hancurnya.” (Al-Israa 17:16)

“dan tiada sesebuah negeri pun melainkan Kami akan membinasakannya sebelum hari kiamat, atau Kami menyeksa penduduknya Dengan azab seksa Yang berat; Yang demikian itu adalah tertulis di Dalam Kitab (Lauh Mahfuz).” (Al-Israa 17:58)

“tidakkah mereka telah berjalan dan mengembara di muka bumi, serta memerhatikan Bagaimana kesudahan orang-orang Yang terdahulu dari mereka? orang-orang itu lebih kuat daripada mereka sendiri, dan orang-orang itu telah meneroka bumi serta memakmurkannya lebih daripada kemakmuran Yang dilakukan oleh mereka, dan orang-orang itu juga telah didatangi oleh Rasul-rasulNya Dengan membawa keterangan-keterangan Yang jelas nyata (lalu mereka mendustakannya dan kesudahannya mereka dibinasakan). Dengan Yang demikian, maka Allah tidak sekali-kali menganiaya mereka, tetapi merekalah Yang menganiaya diri sendiri.” (Ar-Ruum 30:9)
“(Keadaan orang-orang kafir itu) samalah seperti keadaan Firaun dan kaumnya serta orang-orang Yang terdahulu dari mereka. mereka kufur ingkar akan ayat-ayat Allah, lalu Allah menyeksa mereka Dengan sebab dosa-dosa mereka. Sesungguhnya Allah Maha Kuat, lagi Maha berat seksaNya.” (Al-Anfaal 8: 52)
"tiap-tiap satu perintah itu, menyalahinya adalah kejahatan Yang dibenci di sisi Tuhanmu.” (Al-Israa 17:38)
Oh Allah, ampunilah segala dosa-dosa kami.. Kasihanilah kami.. Janganlah Kau rotan kami.. Berlemah-lembutlah dengan kami! Oh Allah.. Ku adukan segala duka cita ku ini kepada-Mu!

6 comments:

azharjaafar said...

Kita pergi Padang ustaz?

Gunawan Aziz said...

Assalamu 'alaikum,

Terima kasih atas ingatan dan ajakan tuan. Insya Allah... semoga Allah mudahkan segala kekangan yang ada. Jazakallah!

abu said...

salam,
jazakallah Ustaz, menyedarkan saya...
jemaah student hafiz dr Indonesia d tg malim sekarang...
moga Allah ampun dosa kita dan ummat seluruh alam.tq

Gunawan Aziz said...

Assalamu 'alaikum,

Abu,

Semoga rotan ini akan membangkitkan umat ini atas usaha agama yang telah dipikulkan ke atas kita!

Lihat juga Al-Anfal 8: 73

abu said...

"dan orang-orang yang kafir, setengahnya menjadi penyokong dan pembela bagi setengahnya yang lain. Jika kamu (wahai umat Islam) tidak menjalankan (dasar bantu membantu sesama sendiri yang diperintahkan oleh Allah) itu, nescaya akan berlakulah fitnah (kekacauan) di muka bumi dan kerosakan yang besar "
surah 8 Al-Anfaal Juz 10 ayat 73.

semoga kita dlm rahmat Allah.
jazakallah.

Gunawan Aziz said...

Assalamu 'alaikum,

Al-Allamah As-Saiyid Abul Hasan Ali An-Nadwi menyatakan, tuntutan untuk saling bertolongan dalam ayat 73 surah Al-Anfaal ini ialah dasar bantu membantu sesama sendiri untuk menyebarkan agama dan menegakkan kalimah Allah (yakni usaha atas agama). Ini juga ada dinayatakan di dalam tafisr Al-Qurtubi.

Allahumma.. irhamna! rabbanagh-fir war-ham.. innaka antal-a'azzul-akram!

Blog Widget by LinkWithin